<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>M.Wisapgiman's Blog</title>
	<atom:link href="http://wisap.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wisap.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 May 2011 22:50:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='wisap.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>M.Wisapgiman's Blog</title>
		<link>http://wisap.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://wisap.wordpress.com/osd.xml" title="M.Wisapgiman&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://wisap.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Selamat Ulang Tahun Kakak Syifa</title>
		<link>http://wisap.wordpress.com/2011/05/07/selamat-ulang-tahun-kakak-syifa/</link>
		<comments>http://wisap.wordpress.com/2011/05/07/selamat-ulang-tahun-kakak-syifa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 May 2011 22:49:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisap.wordpress.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Wahai anakku tercinta.,,, Tetapkanlah Islam sebagai agamamu. Tetapkanlah Allah sebagai Tuhanmu, dan tiada yg lain selain Dia. Tetapkanlah Muhammad sebagai Nabi dan Rasulullah. Tetapkanlah Al Qur`an sebagai kitab dan penuntunmu.Wahai cahaya hatiku. Ucap dua kalimah syahadat disetiap desah nafasmu. Sembahyanglah lima waktu dalam hari harimu. Berpuasalah sebulan dalam bulan Ramadhan. Tunaikanlah haji ke Baitullah Rumah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=128&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wahai anakku tercinta.,,,<br />
Tetapkanlah Islam sebagai agamamu.<br />
Tetapkanlah Allah sebagai Tuhanmu, dan tiada yg lain selain Dia.<br />
Tetapkanlah Muhammad sebagai Nabi dan Rasulullah.<br />
Tetapkanlah Al Qur`an sebagai kitab dan penuntunmu.Wahai cahaya hatiku.<br />
Ucap dua kalimah syahadat disetiap desah nafasmu.<br />
Sembahyanglah lima waktu dalam hari harimu.<br />
Berpuasalah sebulan dalam bulan Ramadhan.<br />
Tunaikanlah haji ke Baitullah Rumah Allah jikalau kau mampu.<br />
Tunaikanlah zakat selagi kau mampu.<br />
Jangan lupakan Infaq Shadakah dan menyantuni mereka yg tidak mampu.<br />
Wahai bidadariku,,,,<br />
Beriman selalu hanya kepada ALLAH SWT<br />
Berimanlah bahwa Allah telah menciptakan Malaikat-malaikat<br />
Berimanlah bahwa Allah telah menciptakan Kitab-kitab Al Qur`an dan kitab kitab sebelumnya<br />
Berimanlah kepada nabi dan Rasul rasul<br />
Yakinlah dan Berimanlah akan adanya Hari Kiamat<br />
Yakinlah dan Berimanlah kepada Qada dan Qadar Wahai pesona jiwaku.<br />
Hidupmu kelak akan lebih keras dan berat.<br />
Lebih keras dan berat dari kehidupan kami orangtuamu.<br />
Maka bekalkanlah dan perkuat keimanan dan ketaqwaan.<br />
Agar kalian selamat sampai ditujuan hidupmu kelak.Wahai penyempurna hidupku.<br />
Ingatlah dan camkanlah beberapa hal<br />
Bahwa yang singkat itu WAKTU,<br />
Yang dekat itu MATI,<br />
Yang besar itu NAFSU,<br />
Yang berat itu AMANAH,<br />
Yang sulit itu IKHLAS,<br />
Yang mudah itu BERBUAT DOSA<br />
Yang abadi itu AMAL KEBAJIKAN,<br />
Yang akan di investigasi itu AMAL PERBUATAN,<br />
Yang jauh itu MASA LALU.<br />
Persiapkanlah dirimu untuk semua hal itu.Wahai masa depanku.<br />
hiduplah demi akhiratmu<br />
karena itu yang akan abadi kekal selamanya<br />
janganlah kalian hidup demi duniamu<br />
karena itu hanya semu dan bakal termakan waktu<br />
Wahai permataku,,,,<br />
Doa orangtuamu selalu menyertaimu.<br />
Semoga Allah selalu membimbingmu.<br />
Semoga Allah selalu meridhoimu.<br />
Semoga Allah selalu mendampingimu.<br />
Dalam setiap langkahmu, doamu dan dalam semua kehidupanmu.</p>
<p>Selamat milad Kakak Syifa,,,,,</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisap.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisap.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisap.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisap.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisap.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisap.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisap.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisap.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisap.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisap.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisap.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisap.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisap.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisap.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=128&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisap.wordpress.com/2011/05/07/selamat-ulang-tahun-kakak-syifa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ed6ce6a67edba31c0d6ab448ca50a4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisap</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistem Aliran Daya Di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi Cirata</title>
		<link>http://wisap.wordpress.com/2009/05/20/sistem-aliran-daya-di-gardu-induk-tegangan-ekstra-tinggi-cirara/</link>
		<comments>http://wisap.wordpress.com/2009/05/20/sistem-aliran-daya-di-gardu-induk-tegangan-ekstra-tinggi-cirara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 09:32:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Konsep Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisap.wordpress.com/2009/05/20/sistem-aliran-daya-di-gardu-induk-tegangan-ekstra-tinggi-cirara/</guid>
		<description><![CDATA[Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi ( GITET ) Cirata mendapat pasokan daya dari Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA Cirata dan GITET Saguling yang merupakan sistem Interkoneksi Jawa Bali untuk mensuplay wilayah sebagian Bandung Raya, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang. PLTA Cirata mempunyai kemampuan memasok daya listrik sebesar 1000 Mega Watt (MW) yang terdiri dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=118&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi ( GITET ) Cirata mendapat pasokan daya dari   Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA Cirata dan GITET Saguling yang merupakan sistem Interkoneksi Jawa Bali untuk mensuplay  wilayah  sebagian Bandung Raya, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang.<span id="more-118"></span></p>
<p>PLTA Cirata mempunyai kemampuan memasok daya listrik sebesar 1000 Mega Watt (MW) yang terdiri dari 8 unit pembangkit atau Generator yang masing-masing unit mempunyai kemampuan membangkitkan daya listrik sebesar  125 MW,  sedangkan dari GITET Saguling tergantung sistem aliran daya di GITET Cirata, biasanya kalau pada pagi sampai  sore hari dapat mensuplay daya listrik sebesar 600 MW, dan kalau sore sampai malam hari atau biasa disebut beban puncak dari jam 17.00 WIB sampai jam 22.00 WIB akan turun sampai kurang dari 50 MW karena pada waktu beban puncak unit-unit pembangkit dari PLTA Cirata akan beroperasi, otomatis peran dari GITET Saguling akan digantikan oleh PLTA Cirata karena biasanya peran PLTA pada system kelistrikan di Jawa Bali hanya beroperasi pada saat beban puncak saja.</p>
<p>Berikut elemen-elemen penting dari system aliran daya di GITET  Cirata :</p>
<p>•	Keadaan system daya di GITET Cirata<br />
•	Kesiapan  unit pembangkit yang ada di PLTA Cirata<br />
•	Waktu beban puncak</p>
<p>Sehingga dengan demikian pihak pengatur beban  yang ada di Cigereleng Bandung dapat mengetahui karakteristik aliran daya yang ada di GITET Cirata, berikut adalah diagram aliran daya dan contoh grafik beban  di GITET Cirata :</p>
<p><img src="http://wisap.files.wordpress.com/2009/05/diagram2.png?w=480" alt="DIAGRAM2" title="DIAGRAM2" class="aligncenter size-full wp-image-124" /></p>
<p>CONTOH GRAFIK DI PUSAT PENGATUR BEBAN JAWA BALI</p>
<p><img src="http://wisap.files.wordpress.com/2009/05/grafik-p3b1.png?w=480" alt="GRAFIK P3B" title="GRAFIK P3B"   class="aligncenter size-full wp-image-121" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisap.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisap.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisap.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisap.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisap.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisap.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisap.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisap.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisap.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisap.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisap.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisap.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisap.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisap.wordpress.com/118/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=118&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisap.wordpress.com/2009/05/20/sistem-aliran-daya-di-gardu-induk-tegangan-ekstra-tinggi-cirara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ed6ce6a67edba31c0d6ab448ca50a4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisap</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wisap.files.wordpress.com/2009/05/diagram2.png" medium="image">
			<media:title type="html">DIAGRAM2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wisap.files.wordpress.com/2009/05/grafik-p3b1.png" medium="image">
			<media:title type="html">GRAFIK P3B</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HANDPHONE (TELEPON SELULER )</title>
		<link>http://wisap.wordpress.com/2009/03/26/handphone-telepon-seluler/</link>
		<comments>http://wisap.wordpress.com/2009/03/26/handphone-telepon-seluler/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 15:54:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Konsep Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisap.wordpress.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Di abad 21, telekomunikasi telah memasuki era yang begitu dahsyat. Ketika beberapa puluh tahun lalu telepon rumahan masih merupakan barang mewah, kini yang namanya ponsel (telepon selular) telah merupakan barang keseharian. Harganya yang kian murah membuatnya menjamur. Tetapi, tahukah Anda bahwa di belakang semua ini adalah peristiwa transfer energi yang masih begitu fenomenal Siapa tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=107&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di abad 21, telekomunikasi telah memasuki era yang begitu dahsyat. Ketika beberapa puluh tahun lalu telepon rumahan masih merupakan barang mewah, kini yang namanya ponsel (telepon selular) telah merupakan barang keseharian. Harganya yang kian murah membuatnya menjamur. Tetapi, tahukah Anda bahwa di belakang semua ini adalah peristiwa transfer energi yang masih begitu fenomenal<span id="more-107"></span><br />
	Siapa tak kenal handphone atau ponsel (telepon selular)? Diperkenalkan pada tahun 1980-an, kini peralatan komunikasi ini sudah jadi perlengkapan sehari-hari. Banyak orang di berbagai kota besar khususnya, tua-muda sering terlihat memamerkannya jika sedang tak digunakan. Ditaruh di saku celana, diselipkan di pinggang, atau ada juga yang sengaja terus dipegang sambil sesekali digunakan untuk menunjuk-nunjuk. Harganya yang sudah kian terjangkau membuat barang ini bisa dimiliki tak hanya oleh si-kaya saja.</p>
<p>	Apapun itu, alat yang ukurannya kian imut dan menarik ini juga sudah dianggap sebagai ‘teman’ di perjalanan atau di tempat beraktivitas yang amat praktis. Ia bisa menghubungkan kita dengan relasi, kolega, bahkan dengan bos galak dari mana saja. Teknologi telekomunikasi telah memungkinkannya bisa dipergunakan di mana saja. Apalagi dengan diluncurkannya satelit-satelit selular, yang selanjutnya memungkinkan benda kecil ini bisa digunakan di tempat terpencil (remote area), bahkan dari tengah lautan. Satu yang membuatnya unggul dibanding telepon rumahan, yakni sifatnya yang tanpa kabel atau wireless.</p>
<p>	Akan tetapi, tahukah Anda bahwa untuk mencapai tahapan ini, ratusan insinyur harus menghabiskan waktunya bertahun-tahun di laboratoirum guna menguak berbagai misteri di belakangnya. Mulai dari mempelajari misteri gelombang elektromagnet, sifat gelombang radio berikut klasifikasinya, sampai parameter udara atau atmosfer yang menjadi media perambatanannya. Semua ini berkaitan dengan transfer energi yang tak kasat mata, sehingga apa saja yang berkaitan dengannya masih bisa disebut sebagai fenomena alam. Jika di kota Jakarta dalam selang waktu tertentu ada dua juta orang bercakap-cakap dengan koleganya lewat ponsel, kita pun tak pernah mengerti benar betapa padatnya percikan atau radiasi gelombang elektromagnet yang ditimbulkan saling berseliweran.<br />
Ponsel sendiri sebenarnya bukan peralatan yang benar-benar canggih. Alat ini pada prinsipnya hanyalah sebuah radio transceiver (transmitter-receiver/pengirim-penerima) biasa, mirip walkie-talkie atau handie-talkie yang kerap jadi perlengkapan standar polisi atau petugas sekuriti. Bagian utama dari peralatan telekomunikasi ini adalah osilator sebagai pembangkit sinyal radio, penguat frekuensi radio, pencampur (mixer), pencacah gelombang (detector), dan penguat sinyal audio.</p>
<p>	Lalu mengapa disebut telepon selular? Sebutan ini rupanya berangkat dari bentangan penguat sinyal yang dibangun jaringan antena RBS (radio base station) yang menjadi piranti penangkap dan penyebar sinyal. Untuk sebuah kota, penyelenggara jaringan atau biasa disebut provider (apakah itu Telkomsel atau Satelindo) biasa membaginya dalam bentuk sel yang bentuknya imajiner, dimana setiap sel akan diwakili sebuah antena RBS. Itu sebabnya telepon bergerak (mobile phone) ini selanjutnya dikenal pula sebagai telepon selular.</p>
<p>Semakin kecil<br />
Merunut ke belakang, dalam sejarahnya, baik ponsel maupun peralatan telekomunikasi wireless lainnya, pada prinsipnya terkait dengan hasil eksperimen yang dilakukan dua ilmuwan yang bernama James Clerk Maxwell (1831-1879) dan Heinrich Hertz (1857-1894). Maxwell berhasil menguak sebagian fenomena alam tentang gelombang elektromagnetik yang menandaskan, bahwasanya kecepatan radiasi gelombang magnet-listrik ini sama dengan kecepatan perambatan cahaya, yakni sekitar 186.000 mil (300.000 km) per detik. Sementara itu, dalam kesempatan yang berbeda, Hertz melengkapi hasil telaah ilmiah Maxwell dengan mengungkap, bahwa gelombang radio adalah bagian dari fenomena alam ini. Untuk menghargai jerih payah Hertz, masyarakat ilmiah dunia kemudian menggunakan nama ‘Hertz’ sebagai satuan frekuensi atau getaran per detik.</p>
<p>	Dalam karakteristik dan fungsi yang berbeda, gelombang elektromagnetik sendiri bisa dipilah-pilah berdasarkan spektrumnya menjadi (mulai dari panjang gelombang terbesar sampai tersempit): gelombang radio, mikro, infra merah, cahaya/sinar tampak, sinar ultra violet, sinar X, dan sinar gamma. Secara khusus, gelombang radio menduduki daerah panjang gelombang dari beberapa kilometer sampai 0,3 meter, sedang frekuensinya dari beberapa Hertz sampai 10^9 Hertz. Gelombang inilah yang kemudian dipecah-pecah hingga ribuan kanal dan digunakan secara internasional untuk berbagai kepentingan di bawah pengawasan International Telecommunication Union.</p>
<p>	Pada awalnya, radio sendiri hanya dimanfaatkan kalangan terbatas dalam dinas ketentaraan. Bentuk radio genggam pertama pada mulanya masih sebesar-besar batako dan berat. Dengan bentuk seperti ini, ia memang masih jauh dari praktis. Namun, manfaatnya yang tinggi membuatnya terpakai kemana saja. Di medan pertempuran ia bisa digunakan sebagai peralatan pengirim perintah, hasil pengintaian, dan komando yang amat strategis. Dalam ajang Perang Dunia II, bentuk dan kekuatannya berkali-kali diperbaiki. Pada dekade 70-an, bentuknya bisa diperkecil dengan ditemukannya transistor yang bisa mewakili sekian puluh komponen berukuran besar, dan menjelang dekade 80-an semakin kecil lagi dengan berhasil diciptakannya Integrated Circuit yang mampu memuat sekian puluh bahkan ratusan komponen elektronik ke dalam komponan yang hanya sebesar kancing baju. Temuan ini membuat peralatan telekomunikasi menjadi semakin bermasyakat karena biaya produksinya yang menjadi semakin murah dan manfaatnya yang semakin luas. Teknologi digital juga ikut membuat peralatan ini kian menarik.</p>
<p>	Dalam sejarah pertelekomunikasian, Indonesia sendiri sempat mencuat sebagai negara keempat di dunia pemakai satelit komunikasi setelah AS, Uni Soviet, dan Kanada. Satelit pertama bernama SKSD Palapa A yang meluncur pada tahun 1976 ini dimanfaatkan sebagai ‘pemersatu’ Nusantara. Pengoperasiannya dilakukan oleh Perumtel (kini PT Telkom).<br />
Selain untuk keperluan telekomunikasi jarak jauh komersial, ia juga dimanfaatkan sebagai pengirim sinyal televisi selain untuk keperluan pemerintah. Satelit sendiri fungsinya hanyalah sebagai stasiun relay *penerima dan penerus sinyal frekuensi tinggi yang tidak terpantul lapisan atmosfer. Jika SKSD Palapa cenderung dioperasikan untuk keperluan pemerintah, sebuah instansi lain, yakni PT Indosat (Indonesia Satellite Corporation), juga mengoperasionalkan satelit namun untuk kepentingan komersial meski hanya dengan sistem sewa.</p>
<p>Pada tahun 70-an, mungkin sebagian dari kita masih ingat betapa gembiranya bisa menikmati serial pertandingan tinju akbar Muhammad Ali. Ini adalah berkat dukungan Intelsat yang disewa Indosat untuk keperluan komersialisasi siaran televisi dunia. Satelit ini juga dimanfaatkan untuk kepentingan percakapan internasional.<br />
Begitu terbukanya pemanfaatan jaringan telekomunikasi pun membuat berbagai perusahaan telekomunikasi dunia berlomba melakukan inovasi lain yang bersifat komersial. Indosat, misalnya, belum lama ini memperkenalkan 12 layanan jasa yang bisa terhubung ke-250 negara. Mulai dari SLI 001, Conference Call, Precard, Virtual Net, Indonesia Direct, hingga free phone. Dalam layanan jasa yang kemudian disebutnya sebagai Indosat@your life ini, para penggunanya pun menjadi semakin mudah menghubungi siapa saja di belahan dunia manapun. Dengan sinyal-sinyal pembawa pesan ini dunia selanjutnya memang akan semakin kecil saja</p>
<p>Dampak Positif Handphone<br />
	Petikan teks di atas mungkin pernah singgah di Hand Phone (HP)/telepon seluler Anda. Pesan singkat  tersebut adalah yang biasa kita sebut dengan Short Message Service (SMS). Ini adalah salah satu perkembangan dari teknologi komunikasi yang paling aktual lima tahun terakhir. Dengan hadirnya perkembangan teknologi ini maka dapat dikatakan bahwa masyarakat Indonesia dalam melakukan komunikasi tidak lagi hanya memakai saluran komunikasi  massa (media cetak dan elektronik), tatap muka (interpersonal communication) ataupun bentuk komunikasi lain yang selama ini kita kenal.<br />
Kehadiran Hand Phone atau telepon selular yang hampir merata di seluruh penjuru negeri Indonesia telah membentuk aktivitas komunikasi tersendiri. Dengan kata lain revolusi dalam berkomunikasi di Indonesia sudah memasuki tahap baru dengan kehadiran Hand Phone (HP).<br />
Dari seabrek keuntungan yang diberikan oleh teknologi komunikasi berupa Hand Phone/ telepon seluler, ternyata terselip banyak sekali kerugian yang membawa dampak buruk terhadap perkembangan psikologis seseorang, terhadap kesehatan dan juga membuat aksi kejahatan serta praktik bisnis illegal semakin marak terjadi. Berikut saya ulas dampak negative dari penggunaan telepon seluler atau Hand Phone.</p>
<p>	Hadirnya teknologi komunikasi berupa telepon seluler atau Hand Phone (HP) yang semakin pesat dan maju tidak dapat kita hindari. Tidak ada khalayak yang secara tegas menolak hadirnya teknologi yang dipuja oleh berbagai kalangan tersebut. Berbagai upaya dan cara yang kita lakukan untuk menolak hadirnya teknologi komunikasi tersebut malah justru akan semakin membuat kita pusing. Secara tidak langsung memang teknologi komunikasi membawa berbagai keuntungan bagi mereka penggunanya. Namun dibalik keuntungan yang menggiurkan tersebut ternyata terselip banyak kerugian yang menyebabkan dampak buruk bagi psikologis dan kesehatan penggunaan teknologi komunikasi itu sendiri.<br />
	Perkembangan jenis HP semakin hari semakin meningkat. Mulai dari fasilitas yang disediakan sampai bentuknya. Perkembangan pesat dalam dunia sistem komunikasi kita tentunya akan mengubah pola komunikasi yang terjadi di masyarakat selama ini. Sebelum ada media massa, nyaris sistem komunikasi yang berkembang di Indonesia masih memakai peralatan sederhana (media tradisional maupun tatap muka). Akan tetapi lima tahun terakhir, Indonesia dihebohkan dengan pola komunikasi melalui telepon seluler atau biasa disebut dengan Hand Phone (HP). Bagi orang komunikasi, mereka menyebutnya dengan komunikasi seluler.<br />
Komunikasi seluler hanyalah salah satu dari sekian banyak layanan yang dimungkinkan karena adanya pengintregasian komunikasi dengan komputer. Di Amerika Serikat, sistem-sistem pemutaran nomor telepon telah dikomputerisasi sejak tahun 1960-an, namun hal ini tidak dipergunakan sampai perusahaan telekomunikasi AT&amp;T bubar dua dekade kemudian dan perusahaan-perusahaan telepon mulai menerapkan cara baru dan berbeda dalam memutar nomor telepon.<br />
Teknologi seluler, yang tergantung pada banyak stasiun pemancar dan penerima berkekuatan rendah dengan daerah-daerah layanannya yang tumpang tindih atau disebut sel-sel, membuka pasar telepon mobil yang secara signifikan menurunkan jumlah gelombang radio yang dibutuhkan untuk komunikasi tanpa kabel. Dengan radio-telepon, pasar selalu dibatasi oleh kelangkaan frekuensi yang dapat diberikan kepada para pelanggan. Karena dapat memakai frekuensi yang sama secara berulang-ulang, sistem-sistem seluler mampu menyediakan akses benar-benar kepada setiap orang.<br />
Pandangan tersebut semakin mematahkan anggapan bahwa teknologi komunikasi tidak begitu penting dan oleh karenanya kehadirannya tidak perlu dinantikan. Sebaliknya teknologi komunikasi sangat penting dan dinantikan kehadirannya setiap saat dan setiap waktu. Kepintaran, kecanggihan dan fasilitas yang dimiliki oleh teknologi komunikasi menjadi tolok ukur seberapa besar fungsi dan<br />
kebutuhan dari teknologi komunikasi itu bagi penggunanya tanpa memikirkan dampak yang akan timbul dari pemakaian teknologi tersebut.<br />
Secara nyata jelas terlihat bahwa teknologi komunikasi memberikan keuntungan yang sangat besar bagi penggunanya terutama dalam hal berkomunikasi (komunikasi tidak lagi rumit seperti dulu).<br />
Berbagai keuntungan relatif yang dirasakan dari telepon seluler tanpa kabel yang mengungguli telepon kabel dan telepon-radio kian bertambah karena mobilitas dan efisiensinya yang lebih besar. Berbeda dengan yang disambungkan pada jalur telepon disebuah gedung atau telepon standar yang bisa dibawa, namun harus dilengkapi kotak baterai besar dengan pemancar dan penerima gelombang radio, ponsel yang ringan dan tampak kompak dapat dibawa didalam saku jaket atau dompet. Kebebasan untuk mengirim dan menerima panggilan telepon dari mobil, restoran, sudut jalan, atau bahkan ketika mendaki gunung, dalam waktu singkat dipandang sebagai kebutuhan mendasar dan dapat menghemat waktu yang memang besar artinya bagi para pedagang dan orang-orang yang merasa perlu untuk bisa dihubungi sewaktu-waktu. Telepon seluler menambah rasa nyaman dan aman.<br />
Jika sudah begitu berbagai kekurangan yang kasat mata menjadi semakin kabur dan tidak dipercaya oleh beberapa kalangan. Namun, mau tidak mau para pengguna telepon seluler atau pengguna teknologi komunikasi harus membuka mata lebar-lebar karena ternyata ada beberapa catatan tentang kerugian dalam sistem komunikasi terutama kaitannya dengan penggunaan Hand Phone (HP)/telepon seluler yang memerlukan perhatian ekstra. Meski begitu masih sedikit sekali orang yang menyadari kerugian atau dampak negatif dari Hand Phone/ telepon seluler dan mau berusaha untuk perlahan menanamkan cara atau kiat mengurangi dampak yang dihasilkan dari penggunaan telepon seluler atau Hand Phone (HP).<br />
 Dalam hal ini komunikasi melalui HP seperti pengiriman SMS ternyata berdampak buruk untuk menurunkan minat baca masyarakat. Ini bisa dikatakan pula bahwa budaya baca yang sudah terancam dengan budaya dengar dan lihat diancam lagi oleh budaya mengirim SMS. SMS dalam hal ini lebih berfungsi sebagai hiburan saja.<br />
Di atas adalah dampak dari segi sosial budaya masyarakat atas penggunaan Hand Phone/ telepon seluler. Lalu bagaimana dampak negatif dari penggunaan Hand Phone dilihat dari segi kejahatan psikologi seseorang maupun kesehatan?. Apakah benar bahwa ternyata Hand Phone/ telepon seluler membawa “petaka” bagi penggunanya?.<br />
Dari segi kajahatan, dampak nyata yang negatif dan banyak terjadi atas penggunaan Hand Phone/ telepon seluler adalah bahwa ternyata komunikasi dengan HP dapat memunculkan praktik bisnis illegal dan ironisnya HP juga dijadikan ajang penipuan untuk mengeruk keuntungan dengan dalih menang dalam suatu undian di dunia maya. Banyak kasus penipuan mengenai undian berhadiah yang dilayangkan melalui SMS serta praktik bisnis illegal yang tujuannya mengeruk keuntungan dari si korban dengan cara mentransfer sejumlah uang ke rekening pelaku. Tidak berhenti di situ saja. Penyalahgunaan fasilitas dari HP juga membawa dampak buruk bagi kaum remaja Indonesia. Melalui Hand Phone aksi pornografi semakin merajai benak kaum remaja Indonesia. Merekam aksi porno, mengambil atau dengan sengaja memotret gambar porno untuk kemudian disebarkan ke HP lain adalah fenomena yang marak terjadi di kalangan remaja bahkan anak-anak.<br />
Secara psikologis kerugian yang diakibatkan dari penggunaan telepon seluler atau HP adalah manusia menjadi malas untuk bersosialisasi dengan teman dan lingkungan sekitar. Dengan fasilitas yang dimiliki oleh HP, maka di zaman yang serba canggih dan modern ini segalanya bisa dilakukan dengan duduk di tempat tanpa perlu beranjak dari tempat duduk dan meninggalkan aktivitas seseorang. Mulai dari mengisi pulsa, transfer uang, memesan tiket, belanja, hingga memesan makanan dapat dilakukan tanpa beranjak dari tempat sedikitpun. Asyik memang, tapi dimana rasa sosial dan peduli kita terhadap orang lain?. Secara global dapat dikatakan “jika bisa di rumah atau di kantor tanpa harus mengelurkan tenaga kenapa harus capek menyetir ke restoran untuk mengisi perut dengan sepiring nasi?”. Hal inilah yang membuat manusia makin malas dan enggan untuk bersosialisasi. Padahal sebagai mahluk sosial bukankah kita harus bersosialisasi dengan sesama?. Hal itu agaknya tidak berlaku bagi kaum pemakai teknologi komunikasi seluler.<br />
Dampak atas penggunaan telepon seluler dari segi kesehatan juga tak kalah mengerikan. Berbagai penyakit serta kemungkinan terburuk hadir dalam tubuh manusia melengkapi kerugian atas penggunaan Hand Phone/ telepon seluler bagi penggunanya.<br />
Penelitian di Amerika membuktikan bahwa kaum pria yang membawa HP di saku celana dapat menurunkan 70 persen produktivits sperma dan lebih parah lagi sperma yang dihasilkan tidak akan dapat membuahi sama sekali alias mandul karena telah rusak akibat radiasi yang dipancarkan oleh HP yang ditaruh di saku celana.<br />
HP mengubah suara menjadi gelombang elektromagnetik seperti halnya radio. Kuatnya pancaran gelombang dan letak HP yang menempel di kepala akan mengubah sel-sel otak hingga berkembang abnormal dan potensial menjadi sel kanker. Jadi, efek radiasi HP sedemikian berbahaya jika sering digunakan. Sebuah penelitian di Finlandia membuktkan bahwa radiasi elektromagnetik serupa ponsel selama satu jam dapat mempengaruhi produksi sel.<br />
Berbagai dampak yang ditimbulkan akibat penggunaan telepon seluler memang sangat kompleks dan sedikit sekali yang menyadari akan hal tersebut. Ada yang mempercayai, ada yang tidak percaya bahkan ada juga yang acuh tak acuh meskipun sudah mengetahui dampak negatif telepon seluler.<br />
Apapun dampak negatif dan positif ponsel di Indonesia yang jelas ponsel adalah peralatan yang relatif modern digunakan. Ponsel telah mengubah berbagai sistem komunikasi yang dijalankan di Indonesia. Artinya, ponsel telah membawa revolusi perubahan sistem komunikasi di Indonesia diakui atau tidak.</p>
<p>Dampak negatif Handphone<br />
Radiasi Telepon Genggam Merusak Struktur DNA!<br />
Sejauh ini berbagai penyebab timbulnya kerusakan DNA manusia telah diidentifikasi.<br />
Antara lain paparan ultra violet, kesalahan enzim mengambil basa, bahan kimia tertentu, radiasi ionisasi, dan yang terbaru: radiasi telepon genggam!<br />
Temuan teranyar menunjukkan, gelombang radio yang dipancarkan telepon genggam merusak struktur DNA, namun dengan catatan, hal itu terjadi dalam kondisi di laboratorium.<br />
Sayangnya, penelitian yang dilakukan selama 4 tahun oleh 12 lembaga riset dari 7 negara di Eropa itu belum sempurna betul. Para peneliti belum berani menarik kesimpulan secara tegas bahwa telepon genggam berbahaya bagi kesehatan.<br />
Mereka menyatakan dibutuhkan penelitian lanjutan 4 &#8211; 5 tahun lagi untuk memastikan pengaruh radiasi telepon genggam terhadap kerusakan struktur DNA manusia dan hewan di luar laboratorium.<br />
Sesungguhnya temuan itu bukan hal baru. Awal tahun 1996, penelitian yang dilakukan di University of Washington, Seattle, menemukan EMR dalam bentuk energi gelombang mikro rendah (seperti yang dihasilkan ponsel) terbukti dapat merusak DNA.<br />
Kala itu, penemuan tersebut diragukan sejumlah ahli di bidang industri, termasuk Ketua EMC Bioeffect Review Committee Group untuk GSM MoU, Dr. John Causebrook. Direktur Strategic Issues pada perusahaan Motorola juga ikut menegaskan, belum ada bukti ilmiah tentang EMR sebagai penyebab penyakit.<br />
Sama seperti sebelumnya, kali ini, pihak industri telepon genggam yang perputaran uangnya mencapai 100 bilyun dolar per tahun juga menolak hasil penelitian tersebut. Mereka mengatakan sama sekali tidak ada bukti meyakinkan perihal kerusakan DNA akibat radiasi elektromagnetik.<br />
Sekitar 60 juta telepon genggam bakal dipasarkan tahun ini dan tercatat 1,5 bilyun orang di seluruh dunia menggunakan telepon genggam.<br />
Proyek penelitian yang dikoordinir kelompok riset Jerman “Verum”, mencoba mempelajari efek radiasi telepon genggam terhadap sel-sel tubuh manusia dan binatang di laboratorium.<br />
Setelah terpapar gelombang elektromagnetik seperti yang dipancarkan telepon genggam, sel-sel tubuh menunjukkan adanya kerusakan yang cukup signifikan. Mutasi sel-sel ini bahkan bisa menyebabkan kanker.<br />
Pancaran radiasi yang digunakan dalam penelitian ini berada pada level 0,3 &#8211; 2 Watt/kilogram. Sementara kebanyakan telepon genggam memancarkan sinyal radio atau SAR (Specific Absorption Rate) antara 0,5 &#8211; 1 Watt/kilogram.<br />
SAR adalah ukuran rata-rata penyerapan energi radio dalam jaringan tubuh manusia. Batas maksimal SAR yang direkomendasikan the International Comission of Non-Ionizing Radiation Protection adalah 2 Watt/kilogram.<br />
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, dampak gelombang elektromagnetik tegangan tinggi atau ponsel tidak berbahaya asal pancarannya kecil. Tapi seberapa ukuran pancaran kecil itu, tidak cukup jelas diterangkan. Sama tak jelasnya untuk mengukur pancaran sekecil apa yang aman dan penggunaan berapa lama yang tidak aman.<br />
Meski belum ada kepastian terhadap hasil penelitian ini, pimpinan proyek penelitian Franz Adlkofer menyarankan tindakan pencegahan dengan menganjurkan penggunaan telepon genggam hanya dalam keadaan darurat saja. Artinya, kalau di sekitar Anda tersedia telepon biasa sebaiknya Anda menghindari memakai telepon seluler. Atau, menggunakan peralatan hands-free kapan saja memungkinkan.<br />
“Kami tidak ingin membuat Anda panik, tetapi sebaiknya Anda melakukan tindakan pencegahan,” ujar Adlkofer.<br />
Sejumlah penelitian yang dilakuan sebelumnya menunjukkan radiasi telepon genggam berakibat buruk terhadap tubuh manusia. Misalnya meningkatkan risiko terkena tumor telinga dan kanker otak, berpengaruh buruk pada jaringan otak, merusak dan mengurangi jumlah sperma hingga 30 persen, mengakibatkan meningioma, neurinoma akustik, acoustic melanoma, dan kanker kelenjar ludah.<br />
Sayangnya, tak satu pun 6 vendor telepon seluler terbesar dunia merespon hasil-hasil penelitian tersebut. Boleh saja para ahli mengingatkan bahayanya gelombang elektromagnetik, namun hampir selalu ditanggapi produsen dengan statement, “Aman-aman saja.”<br />
Sebaliknya, dalam pernyataan terpisah di Hongkong –dimana orang-orang menghabiskan lebih banyak waktu berbicara melalui telepon genggam dibanding negara mana pun di dunia– perusahaan Jerman G-Hanz malah memperkenalkan telepon genggam model baru yang katanya tidak memancarkan radiasi berbahaya. Dasar pedagang! (zrp/Reuters</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisap.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisap.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisap.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisap.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisap.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisap.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisap.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisap.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisap.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisap.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisap.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisap.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisap.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisap.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=107&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisap.wordpress.com/2009/03/26/handphone-telepon-seluler/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ed6ce6a67edba31c0d6ab448ca50a4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisap</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Info Terkini</title>
		<link>http://wisap.wordpress.com/2009/01/18/info-terkini/</link>
		<comments>http://wisap.wordpress.com/2009/01/18/info-terkini/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 16:33:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisap.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Mesir dan Saudi Dukung Zionis Laknatullah Liputan 6 SCTV, 17 Januari 2009, pukul 17.00 WIB. Disana disebutkan bahwa Liga Arab setuju untuk membekukan hubungan diplomatik dengan Israel, sebagai bentuk protes atas agressi Israel ke Palestina. Namun dua negara menolak hasil rekomendasi Liga Arab itu, yaitu: MESIR dan SAUDI. Mereka menolak keputusan membekukan hubungan diplomatik dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=101&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mesir dan Saudi Dukung Zionis Laknatullah<br />
</strong><br />
Liputan 6 SCTV, 17 Januari 2009, pukul 17.00 WIB. Disana disebutkan bahwa Liga Arab setuju untuk membekukan hubungan diplomatik dengan Israel, sebagai bentuk protes atas agressi Israel ke Palestina. Namun dua negara menolak hasil rekomendasi Liga Arab itu, yaitu: MESIR dan SAUDI. Mereka menolak keputusan membekukan hubungan diplomatik dengan Yahudi Israel laknatullah ‘alaihim.<span id="more-101"></span></p>
<p>Ketika negara-negara Amerika Selatan mengutuk Israel. Bolivia menuduh Israel sebagai penjahat perang, Venezuela mengusir duta besar Israel, sebagai bentuk kecaman atas kebrutalan Israel. Ternyata, dua negara yang disebut-sebut sebagai pusat ilmu pengetahuan Islam, MESIR dan SAUDI, mereka menolak mendukung tekanan keras kepada negara Yahudi laknatullah itu. Ini sangat ironis! Orang kafir masih memiliki nurani, sementara dua negara yang mengklaim sebagai negara “paling Islami” di muka bumi, ridha menjadi sekutu Israel laknatullah ‘alaihim.</p>
<p>Liga Arab juga bermaksud mengadakan KTT di Doha Qatar, untuk menyatukan langkah bangsa-bangsa Arab. Dalam rencana KTT ini 13 negara Arab siap hadir, tetapi lagi-lagi, 3 negara sekutu Amerika, yaitu Mesir, Saudi, dan Yordania memboikot pertemuan itu. Sehingga KTT Doha berubah nama menjadi “KTT Ghaza”. Lihatlah betapa pemimpin-pemimpin Mesir, Saudi, dan Yordania itu tidak ada rasa takut sedikit pun kepada Allah Ta’ala. Mereka lebih takut kepada Amerika dan Yahudi Israel. Sangat mengerikan, sangat mengerikan!</p>
<p>Kita memang tidak boleh menyebut semua warga Arab, atau warga Arab Mesir, Saudi, dan Yordan brengsek semua. Tidak saudaraku! Disana sangat banyak kaum Muslimin yang mendidih darahnya melihat sikap pemerintah masing-masing. Syria sudah menunjukkan sikap berani, dia mengusulkan agar Israel dikeluarkan dari anggota PBB. Tetapi elit-elit politik di ketiga negara tersebut memang telah menampakkan sikap kebrutalan yang sangat mengerikan terhadap nasib saudara-saudara mereka, Muslim Palestina. Setelah agressi Israel, Hidayat Nurwahid bertemu dengan pemimpin-pemimpin Arab. Tetapi anehnya, Husni Mubarak, Presiden Mesir tidak mau menemuinya. Begitu juga Saudi sesumbar telah mengirimkan bantuan kemanusiaan sekian juta dollar. Tetapi apalah artinya bantuan itu? Bukankah yang prioritas adalah menghentikan kebrutalan Yahudi, menyelamatkan jiwa-jiwa kaum Muslimin, rumah-rumah, dan harta benda mereka?</p>
<p>Inilah masa dimana kaum Muslimin tidak memiliki back pemerintahan atau kepemimpinan yang melindungi. Orang-orang kafir begitu mudahnya menjadikan kita bulan-bulanan, seperti sansak tak berdaya. Setiap saat mereka bisa membunuhi anak-anak kita, menodai wanita-wanita kita, meruntuhkan rumah-rumah kita, merampasi harta-harta kita, menghinakan kehormatan kita. Kita tidak memiliki pelindung, pengayom, dan sistem yang kokoh sebagai atap. Akhirnya, kita hanya berlindung dengan keimanan di dada kita, persaudaraan di antara sesama Muslim, dan menggantungkan diri kepada ‘Izzah Allah Ar Rahmaan. Hanya ini pelindung kita, hanya ini sandaran kita. Allahu Akbar!!!</p>
<p>Sementara orang-orang sesat dari firqoh Salafiyun, tidak henti-hentinya menyebarkan pemikiran beracun untuk merusak pemahaman Ummat. Dalam keadaan seperti ini masih sempat-sempatnya mereka melontarkan pandangan aneh, misalnya: “Perjuangan bangsa Palestina bukan jihad; jangan mengutuk Israel nanti bisa kafir, sebab Israel adalah nama lain Nabi Ya’qub ‘alaihissalam; Hamas dituduh memprovokasi Israel sehingga menghancurkan rakyat Ghaza (lihatlah, mereka kok mau membenarkan alasan yang dipakai Yahudi Israel terkutuk itu ketika melakukan agressi ke Ghaza?); jihad tidak disyariatkan, selama Muslim Palestina lemah; lebih baik Muslim Palestina hijrah keluar dari negerinya (biar Israel tertawa terbahak-bahak sampai muntah-muntah, sementara tidak ada satu pun Salafi mau menerima kedatangan Muslim Palestina di rumahnya); demo menentang Israel tidak boleh, menyebabkan kerusakan di muka bumi (sementara mereka tidak melakukan apa-apa untuk menghentikan kebrutalan Yahudi Israel saat membunuhi anak-anak Muslim Palestina: dan lain-lain. Aneh, aneh, aneh…</p>
<p>Firqoh sesat Salafi sebelum ini juga tidak kalah gencarnya dalam menyesatkan pemikiran Ummat Islam. Perhatikanlah contoh-contoh pemikiran di bawah ini:</p>
<p>[o] Mereka sangat membenci demokrasi. Setiap menjelang Pemilu, majalah-majalah seperti As Sunnah, Al Furqon, Adz Dzakhirah, dan lain-lain sering mengatakan bahwa demokrasi itu sistem kufur, dengan segala alasannya. Tetapi nanti, kalau sudah terpilih Presiden dan jajaran di bawahnya, seketika semua itu diklaim sebagai Ulil Amri, yang wajib ditaati, setelah Allah dan Rasul-Nya.</p>
<p>[o] Mereka juga anti dengan pakaian yang kita pakai selama ini. Mereka sebut pakaian biasa seperti kemeja, celana, kaos, dan sebagainya itu sebagai pakaian Nashrani, pakaian kafir Barat. Pakaian seperti ini tidak boleh dipakai ketika Shalat. Tetapi mereka tidak risau ketika Saudi memanggil pasukan Amerika untuk mengamankan negerinya. Bukan hanya mengamankan, tetapi dipersilakan membuat pangkalan-pangkalan militer di kota-kota Saudi. Menurut Sabili, ada sekitar 5 atau 6 pangkalan militer Amerika di seluruh negeri Saudi. Bagaimana negara bisa berdaulat kalau seperti itu? Saya rasanya mau muntah kalau ingat alasan-alasan orang itu dalam masalah ini.</p>
<p>[o] Orang-orang yang masuk Parlemen dikecam, katanya “duduk-duduk dengan orang munafik, kafir, ahli bid’ah”. Tetapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa ketika Parlemen menetapkan UU yang merugikan kaum Muslimin, seperti UU Migas, UU Kelistrikan, UU SDA, UU tentang air, UU politik, dll. Mereka juga tidak bisa apa-apa ketika kaum Muslimin susah-payah selama 10 tahunan menggolkan UU Pornografi.</p>
<p>[o] Menurut mereka, Pemerintah itu sama dengan Ulil Amri, selama mereka Muslim. Ketika Hamas menjadi pemegang kekuasaan di Palestina, lain lagi alasan mereka. Mereka giliran mengkritik Hamas dan warga Muslim Palestina. Kata mereka, jilbab wanitanya kecil-kecil, celana masih isbal (di bawah mata kaki), laki-laki mencukur jenggot, ada perpecahan di tubuh bangsa Palestina, dll. Kok tidak sekalian saja mereka salahkah cara wudhu, cara shalat, pakai jins saat shalat, motif jilbab wanita-wanita Palestina, mereka suka fotografi, bernyanyi nasyid, dll. Sementara mereka tidak memiliki sumbangan apa-apa bagi Ummat, tetapi kesalahan-kesalahan kecil terus dicela-cela. Mengerikan!</p>
<p>[o] Mereka sangat mengecam gerakan-gerakan Islam yang mengkritik Pemerintah, demo kepada pemerintah, atau paling kasarnya memberontak kepada Pemerintah yang berkuasa. Katanya bughat, katanya Khawarij, seperti “anjing-anjing neraka”. Tetapi saat Saudi berdiri dengan cara memberontak kepada Daulah Islamiyyah Turki Utsmani, mereka lain lagi alasannya. Paling standarnya, mereka akan mengatakan, “Menurut catatan administrasi Turki Utsmani, wilayah Najd bukan masuk wilayah Turki Utsmani.” Saya katakan: Kalau bukan wilayah Turki Utsmani, lalu wilayah siapa? Wilayah tak bertuan, tanpa kepemimpinan? Bukankah kalian tahu, “60 tahun di bawah pemimpin zhalim lebih baik daripada semalam tanpa pemimpin”? Lagi pula, bagaimana dengan wilayah Hejaz, Madinah dan Makkah? Apkah Saudi hanya meliputi Najd saja?</p>
<p>[o] Mereka sangat sensitif dalam menyalah-nyalahkan. Fotografi makhluk bernyawa salah; menabung di bank salah; kredit kendaraan salah; kerja menjadi PNS buruk; sistem koperasi tidak sesuai Syariat; Bank Syariah meragukan; dan lain-lain. Tetapi ketika diingatkan, bahwa untuk menegakkan Islam secara kaaffah kita butuh legalitas Syariat Islam di negara ini. Maka itu kita harus berjuang agar Syariat diterapkan. Tetapi seketika mereka berubah haluan, tiba-tiba menuduh gerakan-gerakan Islam sebagai Hizbiyyah, ahli bid’ah, tergesa-gesa, terjerumus politik, dll. Mereka selalu menemukan dalil untuk membentengi kesesatannya. Na’udzubillah wa na’udzubillah min dzalik.</p>
<p>[o] Betapa seringnya Ummat Islam disalah-salahkan, karena meniru perilaku Yahudi dan Nashrani. Tetapi ketika kaum Muslimin ada yang menyerukan BOIKOT produk pro Yahudi dan Amerika, mereka mencari-cari dalil. Katanya, boikot itu tidak perlu, sebab dulu Nabi juga kerjasama bisnis dengan Yahudi. Begitu pula, kita tidak boleh meniru Nashrani, sementara mereka tidak ada yang terjun untuk menyelamatkan Ummat dari Kristenisasi. Terlalu “suci’ tangan mereka untuk ngurusi masalah Kristenisasi.</p>
<p>[o] Ummat Islam memakai fotografi disalahkan, Ummat mencukur jenggot disalahkan, Ummat memakai celana secara isbal disalahkan, Ummat masih merokok disalahkan, Ummat mendengarkan musik disalahkan, dan sebagainya. Tetapi kalau yang melakukannya warga Saudi, di negeri Saudi, pemimpin-pemimpin Saudi, mereka diam saja.</p>
<p>[o] Ada aktivis-aktivis dakwah tinggal di Inggris, karena menyelamatkan diri dari pemimpin otoriter Arab, disalahkan. Mereka mengutip sebuah riwayat bahwa Nabi berlepas diri dari orang-orang yang mati di negeri musyrikin. Tetapi pemimpin-pemimpin Arab kerjasama dengan Israel, kerjasama bisnis dengan dia, dengan Amerika, China, dan lainnya. Mereka diam saja. Padahal menyelamatkan diri ke negeri yang aman, meskipun mayoritas Nashrani, tidak apa-apa. Seperti dulu saat Ja’far dan kawan-kawan tinggal di Habasyah, negeri Najasyi.</p>
<p>[o] Dan lain-lain.</p>
<p>Intinya, mereka sangat TIDAK KONSISTEN dengan pemikiran-pemikirannya. Tidak ada tolok-ukur yang jelas disana. Sikap bisa berubah seperti apa saja, kalau cocok dengan hawa nafsunya. Menyebut mereka sebagai Ahlus Sunnah Wal Jamaah yang komitmen dengan kebenaran dari arah manapun datangnya, adalah sangat aneh. Ini termasuk firqoh sesat, penyebar pemikiran-pemikiran beracun, mematikan hati dan kesadaran para pemuda Islam. Na’udzubillah min dzalik.</p>
<p>Puncaknya –untuk sementara ini- adalah TRAGEDI GHAZA. Disini bukan ditunjukkan sikap yang benar, layaknya diri orang-orang beriman saat saudaranya dihujani rudal oleh Yahudi Israel laknatullah, tetapi malah bergumul dengan isu-isu aneh. Orang-orang seperti ini tidak kalah berbahaya dibandingkan dengan jaringan Liberal. Maka selayaknya kita semua berlindung kepada Allah dari segala bentuk kesesatan jalan, baik yang nampak maupun tersembunyi. Allahumma amin.</p>
<p>Kembali ke Mesir dan Saudi. Seperti disebutkan sebelumnya, sebenarnya musuh sejati kaum Muslimin Palestina bukan hanya Zionis Israel, tetapi juga pemimpin-pemimpin Arab munafik yang tidak takut kepada Allah Ta’ala. Demi hidup bermandi dollar, kesenangan, dan kekuasaan, mereka rela melecehkan agamanya sendiri. Na’udzubillah min dzalik.</p>
<p>Akhirnya, hanya Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang berimanlah wali-wali kita. Tidak bisa kita berharap banyak, selain hanya kepada-Nya dan kemurahan hati hamba-hamba-Nya yang beriman.</p>
<p>Kaum Muslimin Palestina…maafkan kami atas kedhaifan kami. Ingin kami menolong Anda, namun hanya sebatas keinginan. Kekuatan kami terlalu lemah untuk menolongmu. Yakinlah, jika bukan kami, tentu hamba-hamba Allah yang lain akan menolongmu. Dan tentu saja, Allah Ta’ala akan menolongmu. Amin.</p>
<p>Maafkan kami yaa Akhi…ya Ukhti…</p>
<p>Wallahu a’lam bisshawaab.</p>
<p>Bandung, 17 Januari 2009.</p>
<p>AM. Waskito. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisap.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisap.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisap.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisap.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisap.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisap.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisap.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisap.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisap.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisap.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisap.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisap.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisap.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisap.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=101&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisap.wordpress.com/2009/01/18/info-terkini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ed6ce6a67edba31c0d6ab448ca50a4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisap</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tutorial</title>
		<link>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/tutorial/</link>
		<comments>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/tutorial/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 00:04:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/tutorial/</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=78&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=78&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/tutorial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ed6ce6a67edba31c0d6ab448ca50a4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisap</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadwal Kerjaku</title>
		<link>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/jadwal-kerjaku/</link>
		<comments>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/jadwal-kerjaku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 23:41:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jadwal Kerjaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisap.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=73&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=73&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/jadwal-kerjaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ed6ce6a67edba31c0d6ab448ca50a4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisap</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadwal Kuliahku</title>
		<link>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/jadwal-kuliahku/</link>
		<comments>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/jadwal-kuliahku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 23:35:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jadwal Kuliahku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisap.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=71&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=71&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/jadwal-kuliahku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ed6ce6a67edba31c0d6ab448ca50a4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisap</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Burung Kakak Tua</title>
		<link>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/burung-kakak-tua/</link>
		<comments>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/burung-kakak-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 23:28:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lirik Lagu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisap.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Burung kakak tua menclok di jendela nenek sudah tua giginya tinggal dua<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=68&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Burung kakak tua<br />
menclok di jendela<br />
nenek sudah tua<br />
giginya tinggal dua</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisap.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisap.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisap.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisap.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisap.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisap.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisap.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisap.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisap.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisap.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisap.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisap.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisap.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisap.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=68&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/burung-kakak-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ed6ce6a67edba31c0d6ab448ca50a4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisap</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Ulang Tahun</title>
		<link>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/selamat-ulang-tahun/</link>
		<comments>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/selamat-ulang-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 23:25:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lirik Lagu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisap.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Selamat ulang tahun kami ucapkan semoga panjang umur sehat selalu<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=66&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat ulang tahun<br />
kami ucapkan<br />
semoga panjang umur<br />
sehat selalu</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisap.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisap.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisap.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisap.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisap.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisap.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisap.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisap.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisap.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisap.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisap.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisap.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisap.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisap.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=66&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/selamat-ulang-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ed6ce6a67edba31c0d6ab448ca50a4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisap</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hujan</title>
		<link>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/hujan/</link>
		<comments>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 23:11:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lirik Lagu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisap.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Tik -tik bunyi hujan di atas genting Airnya turun tidak terkira<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=62&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tik -tik bunyi hujan<br />
di atas genting<br />
Airnya turun tidak terkira</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisap.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisap.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisap.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisap.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisap.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisap.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisap.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisap.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisap.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisap.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisap.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisap.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisap.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisap.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisap.wordpress.com&amp;blog=6078156&amp;post=62&amp;subd=wisap&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisap.wordpress.com/2009/01/13/hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ed6ce6a67edba31c0d6ab448ca50a4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisap</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
